Top
Gainers
25%
400
25%
1.260
21%
350
17%
98
15%
425
Top
Gainers
14%
920
11%
620
120
1.350
250
Top
Losers
-15%
3.400
-9%
3.200
-8%
83
-7%
810
-6%
630
Top
Losers
-5%
81
-4%
710
-4%
1.200
-4%
1.460
-4%
50

Keuangan

 
Jumat, 27 Agustus 2010 | 10:56  oleh Adi Wikanto
MODAL LPEI
Beban biaya LPEI makin enteng dengan modal baru
dibaca sebanyak 873 kali
0 Komentar

JAKARTA. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) berharap memperoleh suntikan pemerintah sebesar Rp 2 triliun ini akan meningkatkan efisiensi biaya. Sebab, dana segar itu akan memperluas penyaluran pembiayaan LPEI.

Biaya yang bisa ditekan itu antara lain, biaya pembiayaan (cost of loanable fund) dapat ditekan dari 6,36% menjadi 5,37%. Kemudian, bunga pembiayaan (base lending rate) yang tadinya 9,66% bisa melorot menjadi 8,68%. "Hal ini akan menguntungkan eksportir yang kita biayai," kata I Made Gde Erata, Direktur Eksekutif LPEI saat rapat dengar pendapat umum dengan Komisi XI DPR, kemarin malam.

LPEI bilang penambahan modal bakal membantu ekspansi bisnis hingga 2014 mendatang. "Empat tahun ke depan, pembiayaan akan lebih berkembang, ditargetkan mencapai Rp 33,65 triliun," kata Erata.

Tahun ini, LPEI memperkirakan pembiayaan bisa mencapai sebesar Rp 16,7 triliun. Di bidang penjaminan, lembaga yang dulunya Bank Ekspor Impor ini meramalkan bisa mencapai Rp 1,63 triliun atau naik 436,96% dari tahun lalu. Sedangkan di bidang asuransi sebesar Rp 200 miliar.

Lebih lanjut Erata menjelaskan, sesuai konsepnya, LPEI mempunyai empat bidang usaha, yakni pembiayaan ekspor, penjaminan ekspor, asuransi, dan jasa konsultasi ekspor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dia berharap tambahan modal akan membuat usaha LPEI tersebut makin berkembang.

 
" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut. Ketentuan lebih lengkap silakan simak   Terms of Use "
 
 
Ada 0 Komentar
Masukkan Komentar anda






Keuangan - Berita Terbaru
Jumat, 27 Januari 2012 | 13:38
Jumat, 27 Januari 2012 | 12:11
Jumat, 27 Januari 2012 | 12:02
Jumat, 27 Januari 2012 | 09:22
Jumat, 27 Januari 2012 | 08:49
Jumat, 27 Januari 2012 | 08:30
Kamis, 26 Januari 2012 | 20:23
Kamis, 26 Januari 2012 | 18:13
Kamis, 26 Januari 2012 | 18:08
Kamis, 26 Januari 2012 | 17:11
Kamis, 26 Januari 2012 | 14:29