KEUANGAN
Berita
BPD perbesar kredit usaha mikro

Kredir Usaha Mikro

BPD perbesar kredit usaha mikro


Telah dibaca sebanyak 1032 kali

JAKARTA. Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) tengah menggarap skema kredit usaha mikro (KUM). Asosiasi meluncurkan proyek perdana (pilot project) dengan tiap bank daerah. Skema mikro ini merupakan ide antara Asbanda dan Saving Banks Foundation for International Cooperation (SBFIC) dari Jerman.

Ketua Asbanda Eko Budiyono mengatakan Asbanda bekerja sama dengan SBFIC selama dua tahun untuk menjalankan mikro. SBFIC berperan sebagai pembina, seperti menyusun konsep proses mikro, menganalisis calon debitur, pengucuran kredit dan proses penagihannya. "SBFIC juga memberikan dana pembinaan," katanya, Senin (6/8).

Skema mikro ini sudah di diimplementasikan di beberapa wilayah seperti Bank Sumatera Utara (Sumut), BPD Yogyakarta dan Bank Kalimantan Barat (Kalbar). Ketiga BPD ini menyiapkan plafon kredit hingga Rp 115,37 miliar. Hingga April 2012, penyaluran kredit mikro mencapai Rp 101,26 miliar ke 4.328 nasabah dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sekitar 0,53%.

Bank Sumut memulai kredit mikro sejak Desember 2010. Bank milik Pemprov Sumut ini memiliki plafon terbesar hingga Rp 101,53 miliar. Hingga April, realisasi kredit mencapai Rp 88,879 miliar untuk 3.634 nasabah.

Sementara BPD Yogyakarta mulai menjalankan sejak April 2011 dengan plafon Rp 7,01 miliar. Hingga April 2012 telah mengucurkan kredit mikro sekitar Rp 5,94 miliar kepada 470 nasabah. Sedangkan, Bank Kalbar menggarap mikro pada November 2011 dengan nilai plafon kredit Rp 6,83 miliar dan terealisasi Rp 6,44 miliar. Dalam waktu dekat Bank Kalimantan Tengah (Kalteng) akan ikut proyek ini, sedangkan BPD lain tengah mempelajari," tambah Eko. Kredit ini menawarkan bunga 24% per tahun dengan jangka waktu pinjaman 1 tahun - 2 tahun. Mayoritas kredit untuk modal kerja.

Setiap calon debitur harus mendapat rekomendasi dari Lurah setempat. Ini untuk kehati-hatian.

Editor: Djumyati Partawidjaja
Telah dibaca sebanyak 1032 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • DJP minta caleg dan capres transparan data pajak

    +

    Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014

    Baca lebih detail..

  • Akbar Tandjung siap jadi cawapres Jokowi

    +

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan siap maju sebagai bakal calon wakil presiden, termasuk berpasangan dengan Joko Widodo

    Baca lebih detail..