BERITA KEUANGAN
Berita
BRI sudah salurkan KUR Rp 5,9 T

PENYALURAN KREDIT USAHA RAKYAT

BRI sudah salurkan KUR Rp 5,9 T


0 Komentar
Telah dibaca sebanyak 945 kali
BRI sudah salurkan KUR Rp 5,9 T

JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar mengungkapkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) hingga saat ini sudah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp 5,9 triliun. Sementara target penyaluran KUR di BRI pada tahun 2010 sebesar Rp 6,2 triliun.

Dengan kata lain, BRI telah menyalurkan lebih dari 90% KUR kepada nasabahnya dari total target tahun ini. "Sebanyak 97% nasabah KUR ada pada BRI," kata Mustafa dalam acara ramah tamah jajaran PT PLN dan PT BRI Tbk bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Selasa (12/10).

Mustafa mengatakan, BRI sudah mengucurkan KUR sebesar Rp 18,9 triliun sejak program KUR diluncurkan. "KUR menjadi obsesi dan concern tinggi Presiden," kata Mustafa.

Sementara itu menurut Direktur utama BRI, Sofyan Basir, jumlah nasabah KUR BRI mencapai 3 juta orang. Dengan adanya perkembangan program KUR, BRI juga membuka kantor-kantor baru di wilayah pedesaan dengan merekrut karyawan sebanyak 20 ribu orang tenaga kerja dalam lima tahun terakhir. "Hingga hari ini total karyawan kami 68 ribu orang," kata Sofyan.

Menurut Sofyan, pertumbuhan kredit mikro di BRI tumbuh sangat signifikan, yaitu tumbuh sebesar 29% setiap tahun. Contohnya, total penyaluran kredit umum pedesaan (Kupedes) yang sudah mencapai Rp 60 triliun hingga Juni 2010 dan KUR yang sudah mendekati Rp 18 triliun


0 Komentar
Telah dibaca sebanyak 945 kali
Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut.
Salin Tulisan



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.