KEUANGAN
Berita
Detail hitungan LPS atas premi risiko bank

PREMI LPS

Detail hitungan LPS atas premi risiko bank


Telah dibaca sebanyak 1507 kali
Detail hitungan LPS atas premi risiko bank

JAKARTA. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan memasukkan perbankan dalam kelompok sistem premi diferensial (SPD) atau perhitungan premi berbasis risiko dengan dua metode. Perhitungan yang dimaksud adalah, pertama kuantitatif dan kedua kualitatif.

Direktur Penjaminan dan Manajemen Risiko LPS, Salusra Satria, mengatakan, kriteria kuantitatif terdiri dari rasio-rasio keuangan pokok bank dan kualitatif penilaian dari pengawasan bank serata disiplin bank dalam mematuhi aturan. 

Rasio-rasio kuantitatif tersebut seperti permodalan, likuiditas, ROA, ROE, biaya operasional dan pendapatan operasional (BOPO), net interest margin (NIM), kualitas aktiva produktif, dan aktiva produk bermasalah (APB).

Berikut adalah rasio keuangan pokok berdasarkan kelompok bank :

Kelompok Bank

Rasio Keuangan Pokok

Besaran Premi

 

Modal

NPL

BOPO

NIM

LDR

 

Kelompok 1

17%

0,1%

65%

7%

80%-95%

0,15%

Kelompok 2

14%-17%

0,1%-0,4%

65%-75%

6%-7%

70%-80%

0,20%

Kelompok 3

11%-14%

0,4%-0,8%

75%-85%

5%-6%

60%-75%

0,25%

Kelompok 4

8-11%

0,8%-1,2%

85%-95%

4%-5%

50%-60%

0,30%

Kelompok 5

8%

1,2%

95%

4%

50%-95%

0,35%

 

Telah dibaca sebanyak 1507 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Adu kuat APM lewat produk anyar

    +

    Di sektor otomotif, turunnya daya beli masyarakat sudah terasa sejak awal tahun ini.

    Baca lebih detail..

  • 2015, prinsipal otomotif tak pasang target muluk

    +

    Melempem. Satu kata ini bisa menggambarkan kondisi terkini industri otomotif tanah air.

    Baca lebih detail..

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined variable: berita

    Filename: all_kanal/list_berita.php

    Line Number: 2

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: all_kanal/list_berita.php

    Line Number: 2