KEUANGAN
Berita
Kompensasi penghapusan debt collector, bunga kartu kredit akan naik

PENGGUNAAN DEBT COLLECTOR

Kompensasi penghapusan debt collector, bunga kartu kredit akan naik


Telah dibaca sebanyak 1951 kali
Kompensasi penghapusan debt collector, bunga kartu kredit akan naik

JAKARTA. Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) mengakui akan terjadi kenaikan bunga kartu kredit jika penggunaan jasa tagih utang pihak ketiga (debt collector) dihapuskan.

"Jika debt collector menjadi bagian perbankan maka collection lebih mahal, kalau dilarang bank bisa charge lebih besar ke kartu kredit," kata Sigit Pramono, Ketua Perbanas.

Sigit bilang, penggunaan jasa debt collector tersebut memang karena perilaku nasabah yang nakal dan sulit sekali melunasi tagihan kreditnya di bank. Selain itu penggunaan jasa penagih utang pun tercantum dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.11/11/PBI/2009, sehingga bank harus mematuhi bila melanggar aturan tersebut

“Kalau debt collectornya melanggar, yang menanggung adalah bank yang menyewanya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Komisi XI DPR mendesak bank sentral mencabut, merevisi dan menyempurnakan PBI No 11/11/PBI/2009 dan SE No 11/10/DASP terutama mengenai tata cara pelaksanaan penagihan atas tunggakan yang diragukan dan macet kepada pihak ketiga. Selama revisi dan penyempurnaan dilakukan, maka pihak perbankan harus melakukan penagihan langsung kepada nasabahnya.

Telah dibaca sebanyak 1951 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Ada ratusan produk, pilih mana?

    +

    Ada sekitar 850 produk reksadana beredar saat ini. Pilihlah yang sesuai dengan gaya investasimu

    Baca lebih detail..

  • Menimbang return reksdana dan investasi lain

    +

    Return reksadana memang ciamik sepanjang tahun ini. Tapi, belakangan muncul gejolak di pasar. Apakah lebih baik mengamankan aset di instrumen aman seperti deposito, atau emas yang harganya sekarang lebih murah?

    Baca lebih detail..