: WIB    --   
indikator  I  

Makin dicari, gaji profesi IT bisa naik 40%

Makin dicari, gaji profesi IT bisa naik 40%

Sekarang memang eranya digital. Bergerak di bidang apa pun, perusahaan-perusahaan berlomba untuk terjun di bisnis dan layanan digital. Tak terkecuali di sektor jasa keuangan. 

Tengok saja, perbankan saat ini berlomba untuk menyediakan e-banking. Tak ketinggalan, perusahaan sekuritas dan asuransi juga kian tertarik menyediakan platform untuk transaksi produk finansial secara daring dan mobile. Sebagai contoh, Trimegah Sekuritas Indonesia pekan ini (22/2) meluncurkan aplikasi transaksi bernama Trimegah Investment App. Beberapa waktu lalu, AXA Life Indonesia meluncurkan aplikasi Klik Proteksi.

Tak cuma itu. Sektor jasa finansial juga makin berwarna dengan kehadiran startup teknologi di bidang keuangan atau  biasa disebut financial technology (fintech). Jasa yang mereka tawarkan pun makin beragam, mulai dari platform pembayaran digital, kemudahan pemilihan produk finansial, hingga alternatif pembiayaan. Yang menarik, semua perusahaan tersebut bersedia menggelontorkan dana yang tak sedikit untuk memastikan produk digital mereka bagus dan dipakai orang. 

Tak pelak, selain tenaga kerja tradisional di bidang keuangan, seperti akuntan, auditor atau treasury, kini lahir kebutuhan baru, yakni tenaga ahli di bidang teknologi informatika atau information technology (IT). Mereka dengan keahlian bagus pun jadi rebutan. Tren kutu loncat pun terjadi di bidang ini. Menurut perusahaan executive head hunting Robert Walters, mereka yang meloncat ke perusahaan lain bisa mendapatkan kenaikan gaji lebih dari 40%.

Michael Page, perusahaan yang juga bergerak di jasa executive head hunting, meyakini bahwa tahun ini masih akan terjadi pertumbuhan yang tinggi di sektor digital Indonesia. Perusahaan-perusahaan e-commerce akan terus berkembang sehingga mereka pun akan memerlukan lebih banyak tenaga kerja di bidang IT ini. Selain itu, permintaan yang tinggi akan datang dari perusahaan fintech yang berkembang pesat, jasa logistik dan big data. Menurut perusahaan ini, kandidat pekerja IT menginginkan kenaikan gaji sekitar 20%-30% plus kemungkinan tambahan opsi saham. Sebagai gambaran, saat ini permintaan gaji untuk posisi direktur atau kepala digital mencapai Rp 780 juta hingga Rp 1,04 miliar per tahun. 


Reporter Asih Kirana Wardani
Editor Asih Kirana

KETENAGAKERJAAN

Feedback   ↑ x
Close [X]