kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   20.000   0,71%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Sektor ini bakal jadi pendorong asuransi umum 2016


Senin, 23 November 2015 / 17:33 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Sejumlah lini bisnis asuransi umum diperkirakan bisa mencatatkan pertumbuhan premi yang tinggi tahun depan.

Lini-lini bisnis tersebut diyakini bakal mendorong pertumbuhan premi di kisaran 15% sampai 20% dibanding 2015 ini.

Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Yasril Y. Rasyid bilang lini bisnis yang prospektif di 2016 diantaranya adalah asuransi pengangkutan laut dan rangka kapal.

Hal ini tak lepas dari fokus pemerintah untuk terus membangun ekonomi poros maritim.

Pergerakan konsorsium wreck removal alias penyingkiran bangkai kapal dan menggeliatnya bisnis pembiayaan maritim juga ikut menjadi katalisator perkembangan bisnis di segmen ini tahun depan.

Lini bisnis yang diprediksi menghasilkan pertumbuhan premi cukup besar juga berasal dari asuransi satelit.

"Tahun depan satelit Telkom dan BRI ditargetkan mulai beroperasi sehingga bisa jadi peluang baru bagi asuransi," kata Yasril beberapa waktu lalu.

Sementara pembangunan infrastruktur yang diharapkan bisa dipercepat dan lebih masif di 2016 nanti juga akan mendorong sejumlah lini bisnis lain.

Sebut saja asuransi rekayasa, asuransi kredit, dan asuransi penjaminan.

Bila angka pertumbuhan sebesar 15% hingga 20% di 2016 terpenuhi, maka secara total industri bisa mengantongi premi Rp 72,5 triliun sampai Rp 75,6 triliun.

Angka pertumbuhan ini lebih tinggi dibanding perkiraan 2015 yang cuma naik 13% menjadi Rp 63 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×