: WIB    --   
indikator  I  

Trimegah estimasi kinerja tumbuh 20%

Trimegah estimasi kinerja tumbuh 20%

JAKARTA. PT. Trimegah Sekuritas Tbk memiliki sejumlah strategi untuk mengerek pendapatan sepanjang tahun ini. Trimegah menargetkan pendapatan dan laba bersih bisa tumbuh 20%.

Stephanus Turangan, Presiden Direktur PT Trimegah Securities Tbk memaparkan untuk menggenjot pertumbuhan kinerja, Trimegah akan memberikan layanan yang paling baik. Selain itu, Trimegah juga akan mengembangkan pasar baik dari segmen ritel atau institusi. "Dari segmen ritel kami meluncurkan aplikasi untuk memudahkan transaksi," ujar dia.

Aplikasi investasi milik Trimegah ini bernama Trimegah Investment App (Trima). Menurut Stephanus, aplikasi ini tak hanya memudahkan transaksi namun juga bisa mengelola portofolio investasi dengan aman dan nyaman secara real time.

Dengan adanya aplikasi ini, emiten berkode TRIM ini berharap bisa mengerek transaksi harian. "Kalau target transaksi harian kami harapkan bertumbuh lebih dari 20%. Tahun lalu sekitar Rp 400 miliar," kata Stephanus. Ini artinya pada tahun ini nilai transaksi Trimegah bisa mencapai Rp 480 miliar.

Selain meningkat bisnis brokerage, Trimegah juga akan memacu bisnis penjaminan (underwriting). Stepanus mengatakan ada sejumlah perusahaan yang sudah mengajukan diri untuk dibantu Trimegah untuk menerbitkan saham perdana dan obligasi. "Kami masih mengantongi tiga sampai lima perusahaan yang akan menerbitkan obligasi pada tahun ini," ujar dia.

Tahun 2017, Trimegah menangani dua rencana penerbitan obligasi dengan nilai total Rp 600 miliar. Selain itu ada juga perusahaan yang akan menerbitkan obligasi dengan nilai emisi Rp 3 triliun. Hingga akhir semester I-2017, Trimegah bakal menangani tiga-lima obligasi senilai Rp 5 triliun-Rp 6 triliun.

Selain membantu dalam menangani penerbitan obligasi, Trimegah juga masih memiliki satu klien yang akan menawarkan saham perdana alias initial public offering (IPO). "Size-nya sekitar Rp 1 triliun, mungkin kami akan membantu menjual 20% sekitar Rp 200 miliar," ujar dia.

Menurut Trimegah, kuartal I ini menjadi waktu yang baik untuk melego saham. Meski tak menyebut angka pasti, Stepanus memperkirakan ada sekitar enam perusahaan yang bakal IPO dan masuk pipeline TRIM.

 


Reporter Elisabet Lisa Listiani Putri
Editor Barratut Taqiyyah

SEKURITAS

Feedback   ↑ x
Close [X]