kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Investor Singapura, Timteng, dan Indonesia antre ingin masuk Muamalat


Jumat, 04 Mei 2018 / 14:10 WIB
Investor Singapura, Timteng, dan Indonesia antre ingin masuk Muamalat
ILUSTRASI. Bank Muamalat


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mengaku kemarin bertemu dengan lima calon investor di Singapura. Mereka berasal dari dalam dan luar negeri. 

Beberap dari kelima investor ini berupa konsorsium. Salah satu investor yang berupa konsorsium adalah yang berasal dari Singapura.

"Lima investor dari tiga negara ini sedang dalam proses masuk ke Muamalat," kata Achmad K. Permana, Direktur Utama Bank Muamalat dalam acara peluncuran DPLK Syariah, Jumat (4/5).

Terkait dengan info bahwa bank BUMN didorong oleh pemerintah masuk ke Bank Muamalat, Permana bilang masih menunggu arahan. Terkait dengan bank BUMN yang akan masuk ini, Bank Muamalat akan berkoordinasi dengan beberapa pihak.

Mengenai info tiga bank BUMN yaitu BRI, BNI dan BTN yang didorong pemerintah untuk masuk ke Bank Muamalat, Permana belum mau memberikan konfirmasi mengenai hal ini. Dia beralasan, bank harus mengikuti proses yang ada.

Saat ini lima investor dari tiga negara ini masih dalam proses masuk ke Muamalat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×