Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja unitlink berbasis campuran mencatatkan hasil terendah dibandingkan jenis unitlink lainnya pada Januari 2026. Berdasarkan data Infovesta secara year to date (ytd) Januari 2026, rata-rata return unitlink campuran terkontraksi sebesar 0,45%.
Meski mencatatkan rata-rata kinerja negatif, terdapat sejumlah produk yang mampu membukukan imbal hasil positif dan bahkan mencatat return tertinggi pada periode tersebut. Setidaknya ada 10 produk unitlink campuran dengan performa terbaik sepanjang Januari 2026.
Pada posisi pertama terdapat produk PRUlink US Dollar Heritage Multi Assets Income Fund milik PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dengan return sebesar 6,49% pada Januari 2026.
Posisi kedua ditempati produk PRUlink US Dollar Multi Asset Income Fund yang juga dikelola oleh PT Prudential Life Assurance, dengan perolehan return sebesar 5,68% pada Januari 2026.
Baca Juga: Unitlink Saham Catat Kinerja Tertinggi Januari 2026, Ini Daftar 10 Produk Teratas
Sementara itu, posisi ketiga diraih produk USD Prime Multi Asset Income Fund milik PT AIA Financial yang mencatatkan return sebesar 5,22%.
Produk unitlink campuran Carlink Pro Mixed milik PT AJ Central Asia Raya (CAR Life Insurance) menduduki posisi keempat dengan imbal hasil 3,72% pada Januari 2026.
Di posisi kelima terdapat produk USD Advanced Adventurous Fund milik PT AIA Financial yang membukukan return sebesar 2,40%.
Selanjutnya, produk Dynamic Syariah milik PT AIA Financial berada di posisi keenam dengan imbal hasil 1,49% pada Januari 2026.
Posisi ketujuh ditempati produk Century Pro Mixed milik PT AJ Central Asia Raya dengan return sebesar 1,39%.
Adapun posisi kedelapan diraih produk FWD Excellent Balanced Fund milik PT FWD Insurance Indonesia dengan imbal hasil 1,37%.
Di posisi kesembilan terdapat produk Bhinneka Link Balanced Fund milik PT Bhinneka Life Indonesia yang mencetak return 1,34% pada Januari 2026.
Sementara itu, produk IDR Balanced Syariah Fund milik PT AIA Financial melengkapi daftar 10 besar dengan return sebesar 1,29%.
Strategi Investor di Tengah Volatilitas Pasar
Di tengah volatilitas pasar modal pada awal tahun ini, Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai unitlink campuran dan pendapatan tetap berpotensi mendapatkan perhatian lebih dari investor.
"Di kondisi pasar yang belum sepenuhnya tenang, menurut saya justru pendapatan tetap dan campuran bisa terlihat lebih menarik untuk banyak investor, karena drawdown biasanya lebih terbatas," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga: Unitlink Pendapatan Tetap dan Campuran Berpotensi Raih Hasil Positif, Ini Alasannya
Menurut Ekky, investor sebaiknya menerapkan pendekatan yang lebih seimbang dalam mengatur portofolio, terutama bagi mereka yang memiliki profil risiko tidak agresif.
"Lebih aman jika masuk bertahap dan kombinasi dengan campuran atau pendapatan tetap sambil menunggu arah pasar modal lebih stabil," katanya.
Sebagai perbandingan, unitlink berbasis saham mencatatkan kinerja tertinggi sepanjang 2025. Berdasarkan data Infovesta secara year to date (ytd) hingga Desember 2025, rata-rata return unitlink saham mencapai 12,09%.
Adapun pada Januari 2026, unitlink berbasis pasar uang membukukan rata-rata return terbesar kedua sebesar 0,25%. Sementara itu, unitlink pendapatan tetap mencatatkan kontraksi rata-rata return sebesar 0,33%.
Selanjutnya: Perang AS-Iran: Trump Siapkan Serangan Besar-besaran ke Iran, Ini Dampaknya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)