KEUANGAN
Berita
Muamalat akan naikkan suku bunga pinjaman

DAMPAK KENAIKAN BBM

Muamalat akan naikkan suku bunga pinjaman


Telah dibaca sebanyak 1862 kali
Muamalat akan naikkan suku bunga pinjaman

JAKARTA. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan suku bunga BI rate berdampak pada kebijakan suku pinjaman perbankan syariah. PT Bank Muamalat, misalnya. Bank syariah ini berencana untuk menaikkan suku bunga pinjamannya dalam waktu dekat.

"Bulan Juli kami akan ada penyesuaian tingkat suku bunga pinjaman," sebut Direktur Keuangan Muamalat, Hendiarto, kepada KONTAN, Jumat, (28/6).

Bank syariah pertama di Indonseia ini akan menaikkan suku bunga pinjaman sekitar 0,5% sampai 1%. Ia bilang, kenaikan suku bunga ini juga sebagai antisipasi kenaikan biaya dana sebagai dampak kenaikan inflasi.

Meski meningkatkan suku bunga pinjaman, Hendiarto yakin keuntungan Muamalat tak akan tergerus. Net Income Margin (NIM) Muamalat akan tetap dijaga di kisaran 5%. Ini tetap meningkat dibanding NIM pada penghujung 2012 kemarin yakni 4,6%.

Per kuartal pertama tahun ini, pembiayaan Muamalat tumbuh 51,4% dari Rp 23,3 triliun menjadi Rp 35,3 triliun. Kemudian asetnya naik 47,5% dari Rp 30,8 triliun ke posisi Rp 46,5 triliun.

Editor: Barratut Taqiyyah
Telah dibaca sebanyak 1862 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Ada ratusan produk, pilih mana?

    +

    Ada sekitar 850 produk reksadana beredar saat ini. Pilihlah yang sesuai dengan gaya investasimu

    Baca lebih detail..

  • Menimbang return reksdana dan investasi lain

    +

    Return reksadana memang ciamik sepanjang tahun ini. Tapi, belakangan muncul gejolak di pasar. Apakah lebih baik mengamankan aset di instrumen aman seperti deposito, atau emas yang harganya sekarang lebih murah?

    Baca lebih detail..