kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Risiko kredit masih tinggi, begini antisipasi Bank Mayapada


Minggu, 05 Agustus 2018 / 14:06 WIB
Risiko kredit masih tinggi, begini antisipasi Bank Mayapada
ILUSTRASI. Bank Mayapada


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) mencatat rasio kredit bermasalah (NPL) gross sampai Juni 2018 sebesar 4,34%.

NPL gross ini adalah perbandingan kredit bermasalah sebelum dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) dibagi total kredit. NPL gross Bank Mayapada sampai Juni 2018 ini turun dari posisi akhir 2017 yang sebesar 5,65%.

Dari rasio NPL ini sampai Juni 2018, tercatat jumlah alokasi CKPN bank sebesar Rp 1,4 triliun. Sedangkan kredit yang dihapus buku Rp 770 miliar.

Haryono Tjahjarijadi, Presiden Direktur Bank Mayapada mengakui, memang rasio NPL bank saat ini masih agak tinggi. " Walaupun trennya terus turun," kata Haryono kepada kontan.co.id, Sabtu (4/8).

Bank sudah menyiapkan antisipasi terkait risiko kredit yang masih tinggi ini. Antisipasi ini adalah lebih hati hati dalam memberikan kredit dan selalu berkomunikasi dengan debitur dan membantu debitur mencarikan solusi.

Dengan geliat ekonomi ke depan yang diperkirakan akan membaik diharapkan ini bisa berdampak ke omset usaha deibitur dan cashflownya bisa membaik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×