kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.912
  • SUN102,00 -0,22%
  • EMAS620.130 0,16%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

18 Mei, OJK rilis program perlindungan konsumen

Rabu, 10 Mei 2017 / 19:53 WIB

18 Mei, OJK rilis program perlindungan konsumen

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini tengah memfinalisasi program Strategi Khusus Perlindungan Konsumen Keuangan. Ditargetkan program tersebut selesai dalam wkatu dekat ini dan dapat diluncurkan pada 18 Mei 2017 di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad mengatakan perlindungan konsumen menjadi pilar terpenting dari lima pilar untuk meningkatkan indeks inklusi keuangan, sehingga OJK perlu membuat strategi khusus.

"Kami bersama-sama dengan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani akan meluncurkan strategi ini," katanya, Rabu (10/5).

OJK masih enggan merinci strategi khusus tersebut sebelum peluncuran resmi.

Namun, kata Muliaman, strategi perlindungan konsumen tersebut akan membantu meningkatkan indeks inklusi keuangan Indonesia yang saat ini sudah menyentuh 67,8%, berdasarkan Survei Nasional dan Literasi Keuangan terakhir.

Seperti diketahui, pemerintah menargetkan tingkat inklusi keuangan sedikitnya dapat menyentuh 75% pada 2019.

Pada beberapa waktu terakhir, upaya perlindungan konsumen di industri jasa keuangan domestik menjadi sorotan, menyusul banyaknya kasus antara industri jasa keuangan dan nasabah, yang merugikan nasabah.

Pada akhir pekan lalu, layanan perbankan dalam jaringan milik Bank Mandiri yakni Mandiri Online mengalami cacat sistem (system corrupt) sehingga menimbulkan perbedaan jumlah saldo milik nasabah. Terdapat nasabah yang mengaku dana tabungannya tersedot ke rekening bank lain secara ilegal.

Muliaman mengatakan pihaknya sudah memanggil Bank Mandiri untuk meminta penjelasan kasus tersebut. OJK akan terus mengawasi upaya penyelesaian masalah di Bank Mandiri. Terkait nasabah yang merasa dirugikan atas masalah teknis Mandiri Online tersebut, Muliaman mengatakan nasabah tersebut dapat meminta pertanggungjawaban kepada Bank Mandiri.

"Mandiri akan berhubungan dengan mereka yang dirugikan langsung, apakah itu diganti atau gimana itu dengan nasabahnya masing-masing," ujarnya.

Baca Juga

Sumber : Antara
Editor: Hendra Gunawan

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta
14 May 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]
×