KEUANGAN
Berita
2014, pertumbuhan laba bank tak sekencang kredit

KINERJA PERBANKAN

2014, pertumbuhan laba bank tak sekencang kredit


Telah dibaca sebanyak 1042 kali
2014, pertumbuhan laba bank tak sekencang kredit

YOGYAKARTA. Isu perlambatan ekonomi di tahun politik, 2014 mendatang, menjadi kecemasan beberapa pihak. Pun begitu dengan industri perbankan.

Atas keadaan itu, beberapa perbankan setuju dengan pertumbuhan kredit pada level 15%-17%, sesuai dengan proyeksi Bank Indonesia (BI). Perbankan pun diharapkan dapat meningkatkan likuiditasnya, terutama dengan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK).

Poin-poin tersebut juga akan berkaitan dengan laba perbankan. Menurut PT Bank Mandiri, laba perbankan tidak akan tumbuh lebih tinggi dari penyaluran kredit. "Pertumbuhan profit di atas 20% agak sulit. Tapi mungkin masih tetap double digit," kata Pahala N. Mansuri, Direktur Keuangan Mandiri di Yogyakarta, Jumat (22/11).

Pahala menerangkan, pertumbuhan laba bank berada di low double digit masih mungkin. Catatannya, ekspektasi kuartal II 2014 sudah ada signal tingkat bunga dan likuiditas perbankan membaik.

"Dengan asumsi itu bisa tumbuh profit low double digit. Tapi tidak akan lebih tinggi dari kredit," jelas Pahala.

Editor: Barratut Taqiyyah
Telah dibaca sebanyak 1042 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Ada ratusan produk, pilih mana?

    +

    Ada sekitar 850 produk reksadana beredar saat ini. Pilihlah yang sesuai dengan gaya investasimu

    Baca lebih detail..

  • Menimbang return reksdana dan investasi lain

    +

    Return reksadana memang ciamik sepanjang tahun ini. Tapi, belakangan muncul gejolak di pasar. Apakah lebih baik mengamankan aset di instrumen aman seperti deposito, atau emas yang harganya sekarang lebih murah?

    Baca lebih detail..