: WIB    —   
indikator  I  

ASF bidik offshore untuk diversifikasi pendanaan

ASF bidik offshore untuk diversifikasi pendanaan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kucuran pendanaan yang berasal dari sindikasi luar negeri alias offshore telah menjadi agenda PT Astra Sedaya Finance (ASF) di tahun depan. Hal ini guna menopang pembiayaan perusahaan.

Presiden Direktur ASF Jodjana Jody mengatakan, di tahun depan pihaknya membutuhkan pendanaan secara total senilai Rp 25 triliun. Nominal pendanaan tahun depan relatif sama dengan tahun ini.

Sementara sumber pendanaan ASF saat ini masih didominasi dari penerbitan obligasi sekitar 35%, lalu sisanya berasal dari perbankan baik lokal maupun asing. "Pinjaman asing pasti ada, kami sudah rencanakan untuk tahun depan," kata Jodjana kepada Kontan.co.id, akhir pekan lalu.

Hanya saja, Jodjana juga belum bisa membeberkan informasi terkait nominal dari pinjaman offshore. Begitupun dengan negara mana yang akan disasar, pihaknya masih melihat kondisi pasar saat ini sehingga masih menjadi pertimbangan lebih lanjut.

Tahun ini, ASF juga telah mengantongi sindikasi pinjaman offshore dari Taiwan sebesar US$ 300 juta. Kucuran dana tersebut digunakan perusahaannya untuk modal kerja dan target penyaluran pembiayaan tahun ini. 

Selain itu, Jodjana bilang, akan mempertimbangkan untuk kembali menerbitkan global medium term notes (MTN) di tahun depan. ASF baru memakai fasilitas sebesar US$ 300 juta dari total US$ 1 miliar.

"Kita juga sedang mempertimbangkan apakah akan kembali menerbitkan global MTN atau tidak di tahun depan," ujarnya.


Reporter Umi Kulsum
Editor Barratut Taqiyyah Rafie

MULTIFINANCE

Feedback   ↑ x