kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Bankir cermati perkembangan fintech di bisnis wealth management


Rabu, 14 Maret 2018 / 20:08 WIB
Bankir cermati perkembangan fintech di bisnis wealth management
ILUSTRASI. Aplikasi fintech bagi santri


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bankir mengaku sedang mengamati perkembangan financial technology (fintech) di bidang wealth management. Hal ini agar bank bisa menentukan strategi di bisnis ini ke depannya.

Santoso Direktur BCA bilang dalam beberapa tahun terakhir mulai ada beberapa fintech tentang personal financial management. "Namun arahnya adalah alat untuk memanage kekayaan bukan untuk jualan produk wealth management," kata Santoso kepada Kontan.co.id, Rabu (14/3).

Untuk transaksi penjualan produk wealth management biasanya bank harus tetap melakukan tatap muka. Saat ini menurut catatan BCA beberapa fintech yang banyak ada di Indonesia adalah terkait pembayaran, transfer dan peer to peer lending.

Senada, Lani Darmawan, Direktur Konsumer Bank CIMB Niaga juga mencatat beberapa produk wealth management yang sudah ada di market. "Sepertinya sudah ada beberapa di market," kata Lani kepada Kontan.co.id, Rabu (14/3).

Sebelumnya, persaingan antara bank dan fintech tak hanya di bidang transaksi dan penyaluran pembiayaan saja. Diproyeksi pada 2025 mendatang beberapa bisnis ritel bank juga diproyeksi bisa tergerus fintech.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×