: WIB    —   
indikator  I  

Modal ventura China paling agresif masuk Indonesia

Modal ventura China paling agresif masuk Indonesia

KONTAN.CO.ID - Peluang pasar yang ada di Indonesia dinilai bisa menjadi berkah bagi pelaku usaha modal ventura lokal. Karenanya para pemain lokal ini diharapkan bisa lebih berani dalam mengubah pola bisnis.

Dari hasil riset yang dilakukan ole firma AT Kearney dan Google mencatat, sepanjang Januari sampai Agustus 2017, mayoritas investasi dari modal ventura ke sektor start-up digital memang masih dinikmati oleh pemain asing, terutama dari China.

Dari nilai investasi sebesar US$ 3 miliar, 94% di antaranya berasal dari investor negara tersebut. Sementara sisanya berasal dari berbagai negara termasuk dari dalam negeri.

Menurut Partner dari AT Kearney Allesandro Gazzini, salah kendala yang masih terjadi adalah faktor budaya dari para pemain lokal. Misalnya saja kecenderungan untuk mengharapkan datangnya return dalam tempo yang cepat.

Padahal bagi industri modal ventura yang membenamkan ekuitas di suatu perusahaan rintisan, tentunya dibutuhkan waktu agar investasi tersebut bisa mulai berbuah.

Ia menilai hal ini pun dipengaruhi oleh faktor pengalaman industri modal ventura yang terbilang masih lebih muda ketimbang asing. Sehingga pemain lokal juga masih ragu untuk mengambil risiko. "Tapi sebaiknya mereka harus masuk sekarang dengan dukungan potensi pasar yang besar ini," kata dia, Selasa (19/9).

Sementara secara umum, ada beberapa hal yang juga harus dibenahi untuk mendorong pemain modal ventura lebih aktif. Diantaranya mendorong adanya intensif fiskal dan memperbanyak opsi saat divestasi.

 


Reporter Tendi Mahadi
Editor Sanny Cicilia

MODAL VENTURA

Feedback   ↑ x
Close [X]