: WIB    --   
indikator  I  

Tabungan Pelajar BNI capai 300.000 rekening

Tabungan Pelajar BNI capai 300.000 rekening

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) lakukan sosialisasi Agen46 dan tabungan Simpanan Pelajar BNI (BNI SimPel). Adapun, Agen46 dan BNI SimPel merupakan dua produk yang dikembangkan BNI untuk mendukung program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam meningkatkan akses masyarakat pada lembaga keuangan. Harapannya tingkat inklusivitas dan literasi keuangan menguat di daerah-daerah.

Sosialisasi Agen46 dan BNI SimPel tersebut dilaksanakan dalam kaitan dengan acara Peluncuran Strategi Perlindungan Konsumen di Jakarta, Kamis (18/5).

tabungan BNI SimPel adalah tabungan untuk siswa yang diinisiasi oleh OJK yang diperuntukkan bagi siswa tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA/ Sederajat yang diterbitkan secara bersama oleh bank-bank di Indonesia. Persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang menarik, dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan dibuat untuk mendorong budaya menabung sejak dini.

Budaya ini didorong dengan fitur produk yang sangat memudahkan siswa dalam menabung seperti setoran awal dan setoran. Selanjutnya nasabah tidak dikenakan biaya administrasi rekening bulanan maupun biaya penggantian buku tabungan.

Kemudahan lainnya adalah transaksi yang dapat dilakukan oleh para siswa melalui lebih dari 1.997 Cabang BNI, 17.000 BNI ATM dan lebih dari 45.000 Agen46 yang tersebar di seluruh Indonesia. Saat ini, jumlah pemegang rekening BNI Simpanan Pelajar hingga 27 April 2017 sudah mencapai lebih dari 300.000 rekening, tumbuh lebih dari 25% dibanding posisi 31 Desember 2016 yang lalu.

Sejumlah rekening ini dibuka dengan jalinan kerja sama bersama dengan kurang lebih 1.400 sekolah dari SD sampai dengan SMA di seluruh Indonesia atau yang sederajat dengan dukungan penuh dari dinas pendidikan yang ada di setiap ibukota propinsi.

"Selain untuk edukasi menabung sejak dini, produk BNI Simpel juga dipergunakan untuk penyaluran bantuan dana Program Indonesia Pintar (PIP) dari kemendikbud untuk tingkat SMA untuk Tahun 2016 serta SMA dan SMK untuk Tahun 2017di seluruh Indonesia," ujar Direktur Kepatuhan & Risiko Perusahaan BNI Imam Budi Sarjito dalam rilis yang diterima KONTAN, Jumat (19/5). 

 

 


Reporter Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang
Editor Rizki Caturini

TABUNGAN DAN KARTU KREDIT

Feedback   ↑ x
Close [X]