kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.554
  • SUN103,53 -0,27%
  • EMAS603.986 -0,83%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Uang elektronik terpacu transaksi jalan tol

Rabu, 04 Oktober 2017 / 08:38 WIB

Uang elektronik terpacu transaksi jalan tol

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat, pada periode Juni dan Juli 2017, transaksi bulanan uang elektronik menembus Rp 1 triliun. Meski kembali terkoreksi di bulan Agustus, turun menjadi Rp 790,69 miliar.

Punky Purnomo Wibowo, Direktur Program Elektronifikasi dan Inklusi Keuangan BI mengatakan, transaksi uang elektronik terdorong dua hal. "Selain elektronifikasi jalan tol, juga karena bantuan sosial," tutur Punky kepada KONTAN, Selasa (3/10).

Terutama pada elektronifikasi jalan tol, Punky berharap program itu bisa mendongkrak transaksi non tunai.

Senior Executive Vice President (SEVP) Teknologi Informasi Bank Negara Indonesia (BNI) Dadang Setiabudi mengungkapkan, besar kemungkinan transaksi uang elektronik meningkat di bulan Oktober hingga tutup tahun 2017. Hal ini seiring aturan kewajiban pembayaran jalan tol menggunakan uang elektronik.

"Dengan elektronifikasi jalan tol, tentu akan meningkat transaksi karena sebelum ada elektronifikasi, penggunaan uang elektronik hanya 25%," ujar Dadang kepada KONTAN, Selasa (3/10). Dia optimistis transaksi uang elektronik BNI bertajuk TapCash, bakal tumbuh pesat pada bulan Oktober ini dan seterusnya.

Sementara Bank Central Asia (BCA) menyebut hingga September 2017 transaksi uang elektronik Flazz, meningkat 11% secara bulanan alias month on month. Kenaikan transaksi itu seiring dengan implementasi elektronifikasi jalan tol. "Dengan perluasan penerimaan Flazz di jalan tol secara bertahap, kami berharap transaksi akan terus meningkat," jelas Santoso, Direktur BCA.

Per 1 Oktober 2017, Flazz sudah bisa digunakan diruas tol Jabodetabek, Bandung, Makassar, Bali, Medan, Surabaya-Gresik, Waru-Juanda dan Surabaya.

Sedangkan Randianto, Direktur Bank Rakyat Indonesia (BRI) menuturkan, hingga September 2017, transaksi Brizzi tumbuh 20%-25% dibanding setahun lalu. "Tren Brizzi biasanya naik 15% per bulan," kata Randianto.

Randianto sepakat, penggunaan uang elektronik di jalan tol menjadi pemicu peningkatan transaksi uang elektronik pada umumnya, termasuk Brizzi.

 


Reporter Galvan Yudistira, Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang
Editor : Dupla Kartini

BANK

Berita terbaru Keuangan

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Hayam Wuruk
07 March 2018 - 08 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]