kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Amvesindo: Pembiayaan modal ventura bisa tumbuh dua digit pada tahun 2020


Selasa, 11 Februari 2020 / 13:33 WIB
Amvesindo: Pembiayaan modal ventura bisa tumbuh dua digit pada tahun 2020
ILUSTRASI. Jefri Rudyanto Sirait, Ketua Asosiasi Modal Ventura dan Start Up Indonesia (Amvesindo)

Reporter: Ahmad Ghifari | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri modal ventura berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2019. Sejumlah indikator keuangan menunjukkan perbaikan. Karenanya, untuk tahun ini, Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) menargetkan industri modal ventura bisa tumbuh dobel digit. 

Ketua Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) Jefri R.Sirait mengatakan, ke depan masih cukup banyak ruang untuk perbaikan dan pertumbuhan industri modal ventura baik dengan perusahaan baru dan pertumbuhan inovasi yang pasti di perlukan oleh industri yang exist dari para start up yang diajak bekerjasama.

"Peraturan pemerintah juga semakin terus mendukung dalam ekosistem kita ini. Kita harapkan pertumbuhan akan membaik dengan adanya sisi pajak dan insentif lainnya,"kata Jefri.

Baca Juga: OJK beri izin usaha pada modal ventura milik OCBC NISP

Asal tahu saja, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pada tahun 2019, industri modal ventura mencatatkan pembiayaan dan penyertaan sebesar Rp 12,72 triliun. Nilai ini meningkat 51,4% dari tahun 2018 yang mencapai Rp 8,4 triliun.

Jefri bilang, pertumbuhan ini lebih tinggi dengan meningkatnya kenaikan financing yang produktif di sektor trading dan hotel, restoran dan katering (horeka).

"Kondisi global juga pasti akan mempengaruhi kondisi pertumbuhan di Indonesia. Bila membaik tentu akan memperbaiki pertumbuhan bisnis kita. Sektor yang berhubungan pada bisnis berkelanjutan dan retail akan menjadi fokus market kami," kata Jefri kepada Kontan.co.id, Senin (10/2).

Dari nilai pembiayaan dan penyertaan modal ventura pada 2019, segmen pembiayaan bagi hasil masih menjadi yang terbesar. Pembiayaan ini tercatat sebesar Rp 10,31 triliun atau tumbuh 57,4% dari periode yang sama tahun 2018 yaitu Rp 6,55 triliun.




TERBARU

Close [X]
×