kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.803   22,00   0,13%
  • IDX 8.960   26,16   0,29%
  • KOMPAS100 1.232   5,97   0,49%
  • LQ45 868   3,13   0,36%
  • ISSI 324   1,90   0,59%
  • IDX30 444   1,28   0,29%
  • IDXHIDIV20 518   2,61   0,51%
  • IDX80 137   0,64   0,47%
  • IDXV30 144   0,98   0,68%
  • IDXQ30 142   0,81   0,57%

Askrindo Dorong Ketahanan Pangan sebagai Strategi Bisnis Berkelanjutan


Senin, 05 Januari 2026 / 19:13 WIB
Diperbarui Senin, 05 Januari 2026 / 19:22 WIB
Askrindo Dorong Ketahanan Pangan sebagai Strategi Bisnis Berkelanjutan
ILUSTRASI. Logo Askrindo (ASKRINDO/Dok). Askrindo berkomitmen pada bisnis berkelanjutan dengan program literasi ketahanan pangan & lingkungan bagi generasi muda DKI Jakarta.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) memperkuat arah bisnis berkelanjutan dengan terlibat aktif dalam pengembangan literasi ketahanan pangan dan lingkungan bagi generasi muda. 

Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas dampak sosial dan lingkungan yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Sebagai perusahaan asuransi kredit, Askrindo menilai ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan sebagai isu strategis yang berpengaruh langsung terhadap stabilitas ekonomi, risiko pembiayaan, serta ketahanan kota di masa depan. 

Baca Juga: Menyambut Tahun 2026, Campina Ice Cream (CAMP) Siapkan Sejumlah Strategi Bisnis

Melalui pendekatan edukatif, perusahaan berupaya membangun kesadaran sejak dini agar generasi muda memiliki pemahaman terhadap tantangan perkotaan seperti keterbatasan lahan, perubahan iklim, dan risiko krisis pangan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan Askrindo terhadap program Urban Sustainability Education yang diinisiasi Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. 

Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya TPB No.2 tentang ketahanan pangan, TPB No.4 tentang pendidikan berkualitas, dan TPB No.11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan.

Direktur Utama Askrindo, M. Fankar Umran, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam program ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan Askrindo yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada penguatan fondasi sosial dan lingkungan.

Baca Juga: Pelindo Perkuat Strategi Bisnis Berkelanjutan Dorong Ekonomi Maritim Nasional

"Investasi pada pendidikan berkelanjutan akan berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia, yang pada akhirnya turut memperkuat ketahanan ekonomi dan pengelolaan risiko di sektor perkotaan," ujarnya dalam siaran pers, Senin (5/1/2026). 

Askrindo juga menilai pendekatan ini efektif untuk memastikan program keberlanjutan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.

Dalam pelaksanaannya, peserta program mendapatkan pembekalan praktis terkait ketahanan pangan dan lingkungan perkotaan. Salah satunya melalui kegiatan Urban Farming, yang mengajarkan pemanfaatan ruang terbatas untuk menanam tanaman pangan dan apotek hidup, termasuk sistem hidroponik. 

Pendekatan ini menunjukkan bahwa upaya ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Selain itu, terdapat kegiatan Urban Scouting, pengembangan konsep kepramukaan yang disesuaikan dengan karakter kota besar. 

Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada mitigasi bencana, pemahaman risiko perkotaan, serta pembentukan karakter tangguh yang relevan dengan tantangan kehidupan urban.

Baca Juga: Strategi Bisnis Elon Musk: Kunci Sukses Membangun Inovasi

Askrindo berharap program ini dapat mendorong terbentuknya generasi muda yang lebih peduli terhadap keberlanjutan lingkungan, sekaligus berkontribusi pada upaya pengurangan emisi karbon dan penciptaan kota yang lebih adaptif dan berkelanjutan di masa depan.

Program Urban Sustainability Education ini dilaksanakan di Ocean Ecopark Ancol pada akhir 2025 dan diikuti lebih dari 1.000 pelajar dari jenjang SD hingga SMA, termasuk siswa diaspora di wilayah DKI Jakarta. 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, dan ditutup dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen bersama terhadap keberlanjutan lingkungan.

Selanjutnya: Tays Bakers (TAYS) Siap Menadah Berkah Hari Raya pada Kuartal I-2026

Menarik Dibaca: Hujan Amat Deras di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (6/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×