kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Bank CCB Indonesia bidik kredit sindikasi infrastruktur di tahun ini


Minggu, 03 Juni 2018 / 16:07 WIB
ILUSTRASI. Bank CCB Indonesia


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank CCB Indonesia Tbk (MCOR) menargetkan kredit sindikasi baru di 2018 ini sebesar US$ 100 juta atau Rp 1,3 triliun (kurs Rp 13.888/dollar AS).

Hal ini disampaikan You Wen Nan, Direktur Utama CCB Indonesia setelah paparan publik pada Rabu (30/5) lalu. "Kami ingin lebih banyak masuk ke kredit sindikasi pada tahun ini," kata You Wen Nan.

Salah satu sektor yang diproyeksi banyak menyumbang kredit sindikasi adalah infrastruktur. You Wen Nan bilang tahun ini ada tiga proyek utama yang akan menyumbang kredit sindikasi. Yakni, pembangkit listrik, pengolahan air, dan pabrik pengolahan nikel di Surabaya.

Selain tiga proyek ini CCB Indonesia juga akan menjajaki kredit sindikasi minyak dan gas. Karena industri ini mempunyai potensi yang cukup besar.

Bank CCB Indonesia juga akan mendukung rencana pemerintah China membangun rencana jalur sutra baru di kawasan Asia. Hal ini juga diproyeksi nantinya akan membutuhkan kredit sindikasi terutama saat berhubungan dengan infrastruktur pendukung di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×