kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Bank DBS gandeng BKPM untuk dorong investasi asing


Rabu, 22 April 2020 / 18:23 WIB
ILUSTRASI. Paulus Sutisna adalah Direktur Utama PT Bank DBS Indonesia. KONTAN/Muradi/2018/02/28


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank DBS Indonesia bersama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) teken nota kesepahaman guna mendorong investasi asing masuk Indonesia, Rabu (22/4).

Penandatanganan dilakukan secara daring oleh Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia Paulus Sutisna dengan Kepala BKPM Bahlil Lahadilia.

“Nasabah kita banyak yang di luar Indonesia, melalui MoU ini, kami berharap bukan hanya dapat membantu nasabah kami untuk mempermudah proses investasinya di Indonesia, melainkan juga dapat mendorong masuknya investasi ke Indonesia,” kata Paulus.

Baca Juga: Bunga deposito BCA turun jadi 4,1%, bunga deposito Mandiri 5,8%, BRI 5,6%, BNI 5,6%

Adapun Bahlil bilang, meskipun situasi menantang akibat pandemi Covid-19, BKPM mencatat sepanjang kuartal I-2020 penanaman modal asing ke tanah air masih tumbuh 8%.

Sayang ia masih mengaku belum bisa memprediksi berapa potensi investasi yang masuk lewat nota kesepahaman ini. Meski demikian, ada sejumlah sektor ekonomi yang sudah dibidiknya.

“Setidaknya ada lima sektor. Pertama hilirisasi pertambangan, ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Kemudian perkebunan, perikanan, infrastruktur, komunikasi, pergudangan dan properti. Pariwisata sendiri mungkin masih akan lambat saat ini,” jelasnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×