Reporter: Aura Putri | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk menargetkan rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) berada di kisaran 18%-19% hingga akhir 2026. Bank akan menjaga permodalan dengan mempertimbangkan kebutuhan ekspansi kredit dan profil risiko.
Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita W. Anggraini mengatakan, per September 2026 CAR secara bank only masih terjaga di level 18,4%, meskipun telah membagikan dividen interim sebesar Rp 6,16 triliun pada 2 Oktober 2026.
"Dengan adanya pembayaran dividen tersebut, CAR Bank Mandiri masih terjaga dengan sehat, yaitu CAR sebesar 18,4% dan trennya dari tahun ke tahun, dari bulan ke bulan selalu menunjukkan ke arah yang positif," ujar Novita dalam Paparan Kinerja Bank Mandiri Kuartal III, Jumat (23/10/2026).
Baca Juga: Laba Bank Mandiri (BMRI) Tumbuh 20,7% hingga Kuartal III 2026
Novita bilang, keputusan pembagian dividen, baik dividen tahunan maupun interim, telah mempertimbangkan ketahanan permodalan, likuiditas, serta kebutuhan pertumbuhan bisnis perseroan.
"Ke depan kami akan menjaga rasio CAR di level yang sehat, yaitu di kisaran 18%-19%, tentunya ini untuk menyelaraskan antara pertumbuhan kredit, profil risiko dan juga kemampuan pembentukan modal," katanya.
Kisaran CAR tersebut, menurut Novita tetap memberikan ruang bagi bank untuk menangkap peluang bisnis sekaligus menjaga ketahanan bank menghadapi perubahan kondisi ekonomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














