kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bank Mandiri tunggu kepastian BI soal Kartin1


Kamis, 30 Maret 2017 / 22:56 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk tertarik bekerja sama dengan Ditjen Pajak terkait program kartu multifungsi Kartu Indonesia Satu (Kartin1). Namun sebelum berjalan lebih jauh bank berkode emiten BMRI ini masih menunggu kejelasan dari regulator, yaitu Bank Indonesia (BI).

Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama Bank Mandiri mengatakan, secara umum konsep Kartin1 masih memerlukan penyempurnaan lebih lanjut.

"Terkait dengan kegunaan kartu dan basis data yang digunakan masib belum jelas," ujar Tiko ketika ditemui dikompleks DPR, Kamis, (30/3).

Selain menunggu aturan main dari BI, Bank Mandiri juga masih menunggu penyempurnaan prototipe dari kartu Kartin1. Sebelumnya, Kartin1 ditargetkan bisa menjadi kartu identitas baru bagi masyarakat yang menghubungkan fungsi kartu.

Beberapa fungsi kartu yang akan digabungkan dalam Kartin1 diantaranya NPWP, Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP, identitas Surat Izin Mengemudi (SIM), kartu kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), pengenal Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), paspor, hingga kartu debet dan e-money.

Ditjen Pajak berharap kartu ini dapat menjadi penghimpun identitas wajib pajak, sehingga bisa memudahkan pemerintah merekam seluruh aktivitas ekonomi dan pajak dari wajib pajak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×