kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Bank syariah torehkan kenaikan laba 51,34%


Rabu, 24 Agustus 2016 / 20:49 WIB
Bank syariah torehkan kenaikan laba 51,34%


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, hingga semester pertama 2016, kinerja perbankan syariah cukup bagus. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan laba bersih sebesar 51,34% year on year (yoy) menjadi Rp 563 miliar.

Kenaikan laba bersih ini didorong peningkatan pendapatan operasional sebesar 11,64% yoy. Selain itu, tercatat pembiayaan bank syariah sampai Juni 2016 juga masih naik tipis 4,93% yoy menjadi Rp 158,14 trilin.

Namun, kenaikan pembiayaan ini diikuti kenaikan rasio pembiayaan bermasalah atau non performing finance (NPF) sebesar 59,14 bps yoy menjadi 5,68%.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengakui, sampai Agustus 2016, bank syariah masih terpukul dengan adanya kenaikan NPF.  Meski demikian, secara umum, beberapa bank syariah kinerjanya sudah mulai membaik. “Sehingga secara umum sudah kembali untung,” ujar Muliaman kepada KONTAN, Selasa (24/8).

Muliaman berharap, dengan adanya upaya pemerintah dan regulator untuk memperbaiki kinerja bank syariah seperti mencarikan investor strategis dan upaya konsolidasi diharapkan ke depan kinerja bank syariah akanmembaik.

Secara umum, Muliaman mengatakan, untuk memperbaiki kinerja bank syariah, OJK meminta setiap bank untuk membentuk action plan menurunkan NPF.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×