kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.678   92,00   0,52%
  • IDX 6.488   -235,09   -3,50%
  • KOMPAS100 861   -32,47   -3,63%
  • LQ45 640   -17,84   -2,71%
  • ISSI 235   -8,22   -3,38%
  • IDX30 363   -8,52   -2,30%
  • IDXHIDIV20 449   -6,61   -1,45%
  • IDX80 98   -3,40   -3,34%
  • IDXV30 127   -2,63   -2,03%
  • IDXQ30 117   -2,02   -1,70%

BBCA akan salurkan kredit telekomunikasi Rp 11 triliun - Rp 12 triliun


Kamis, 10 Maret 2011 / 17:16 WIB
ILUSTRASI. Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


Reporter: Bernadette Christina Munthe | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Tahun ini PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bakal memperbesar penyaluran kredit ke sektor telekomunikasi. Ia menargetkan penyaluran pinjaman itu bisa mencapai Rp 11 triliun - Rp 12 triliun.

BBCA memang selalu menyalurkan pinjaman ke sektor ini. Tahun 2010, ia telah menyalurkan kredit hingga Rp 10 triliun. Umumnya, setiap tahun bertumbuh sekitar 10%-15%. "Target tahun ini akan bertambah Rp 1 triliun - Rp 2 triliun," kata Wakil Direktur Utama BBCA, Jahja Setiaadmaja, Kamis (10/3).

Awal tahun ini, BCA ikut bergabung dalam pinjaman sindikasi ke PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) senilai Rp 1,07 triliun dan US$ 15 juta. Dari jumlah itu, BCA menyumbang porsi terbesar Rp 400 miliar.

Bunga pinjaman tergolong murah, hanya sekitar 9,5%-9,75%. "Karena Trikomsel adalah nasabah lama, sehingga sudah tahu profil risikonya," kata Jahja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×