kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.707   63,87   1,13%
  • KOMPAS100 737   8,83   1,21%
  • LQ45 560   6,62   1,20%
  • ISSI 199   2,00   1,02%
  • IDX30 317   3,05   0,97%
  • IDXHIDIV20 391   1,68   0,43%
  • IDX80 84   0,91   1,10%
  • IDXV30 107   -0,06   -0,06%
  • IDXQ30 103   0,76   0,75%

BCA siapkan dua skema untuk ERP


Jumat, 29 Juli 2016 / 18:24 WIB


Reporter: Shuliya Indriya Ratanavara | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pemerintah DKI Jakarta gencar melakukan usaha untuk mengurangi kemacetan, salah satunya melalui Electronic Road Pricing (ERP) atau jalan berbayar berbasis elektronik. Untuk mengoperasikannya, Pemerintah DKI Jakarta rencananya akan menggandeng beberapa bank untuk dijadikan partner sebagai gateway ERP.

Adapun bank-bank yang dimaksud adalah Bank Central Asia (BCA), bank anggota Himbara, dan bank DKI.

Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Santoso menyatakan, pihaknya sempat dihubungi untuk membantu persiapan proyek ERP. “Kontribusi kita khususnya sebagai pendukung alat pembayaran,” jelasnya, Jumat (29/7).

Akan tetapi, ia mengaku, sampai saat ini belum diputuskan perihal platform, metode dan hal teknis lainnya dari ERP. Meski demikian, Santoso bilang, BCA telah menyiapkan dua skema alternatif yang akan digunakan untuk jalur berbayar elektronik ini.

Pertama adalah dengan menggunakan uang elektronik Flazz, tetapi ditambah alat di mobil yang akan didebet saat melewati gerbang ERP. Kedua menggunakan alat tanpa kartu seperti sticker yang akan dibaca oleh gerbang dan otomatis akan mendebet akun nasabah di bank.

Selain itu, ia menambahkan, pemerintah perlu membuat mekanisme lapangan yang jelas sebelum nantinya diimplementasikan. Santoso mengaku pihaknya siap bekerja sama dengan Pemda DKI Jakarta untuk mewujudkan ERP ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×