kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Begini strategi BRI hadapi NPL kredit komersial


Kamis, 10 Agustus 2017 / 15:32 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatat rasio kredit bermasalah (NPL) sektor komersial sampai semester 1 2017 masih tinggi.

NPL komersial bank berkode saham BBRI sampai Juni 2017 mencapai 7,02% atau mengalami kenaikan dari peridoe sama 2016 sebesar 6.45%.

Haru Koesmahargyo, Direktur Keuangan BRI menargetkan pada semester 2 akan menurunkan NPL sektor ini. "Pada akhir tahun NPL komersial akan berada di bawah 5%," ujar Haru, Rabu (9/8).

Ada dua strategi utama yang dilakukan BRI untuk menurunkan NPL komersial. Pertama adalah dengan tidak terlalu ekspansif untuk menyalurkan kredit di sektor ini.

Kedua adalah pemindahan penanganan keputusan pemberian kredit menengah dari kantor wilayah ke kantor pusat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×