kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.924   -33,00   -0,19%
  • IDX 9.060   49,73   0,55%
  • KOMPAS100 1.250   12,35   1,00%
  • LQ45 882   10,99   1,26%
  • ISSI 333   3,36   1,02%
  • IDX30 450   4,31   0,97%
  • IDXHIDIV20 529   7,17   1,38%
  • IDX80 139   1,48   1,08%
  • IDXV30 147   2,52   1,74%
  • IDXQ30 144   1,73   1,22%

BI Bidik QRIS Bisa Digunakan di China dan Korea Selatan Sebelum Triwulan I 2026


Kamis, 22 Januari 2026 / 11:49 WIB
BI Bidik QRIS Bisa Digunakan di China dan Korea Selatan Sebelum Triwulan I 2026
ILUSTRASI. Warga menggunakan pembayaran QRIS Tap Livin Bank Mandiri (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menargetkan percepatan signifikan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada 2026, baik dari sisi jumlah transaksi, pengguna, maupun perluasan kerja sama lintas negara.

Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menyampaikan bahwa bank sentral menargetkan 17 miliar transaksi QRIS dalam negeri pada 2026.

Target ini sejalan dengan upaya berkelanjutan BI untuk memperluas ekosistem pembayaran digital nasional.

Baca Juga: Bank DBS Indonesia Umumkan Komisaris Baru Triana Gunawan, Cek Profilnya

“Kami mengharapkan dukungan terus-menerus untuk pencapaian QRIS di 2026. Target kami adalah 17 miliar transaksi QRIS,” ujar Filianingsih saat konferensi pers RDG BI, Rabu (21/1/2026).

Dari sisi merchant, BI menargetkan 45 juta pedagang yang menerima pembayaran QRIS pada 2026. Sementara dari sisi pengguna, jumlah pengguna QRIS ditargetkan mencapai 60 juta orang. Pada 2025, transaksi QRIS tercatat tumbuh tinggi, mencapai 139,99% (yoy).

Selain memperluas penggunaan domestik, BI juga membidik kerja sama QRIS lintas negara (cross border) dengan delapan negara.

Saat ini, implementasi QRIS lintas negara telah berjalan di Singapura, Thailand, Malaysia, dan Jepang.

“Dalam waktu dekat, mudah-mudahan sebelum triwulan I 2026, kami sudah bisa mengimplementasikan QRIS cross border dengan China dan Korea Selatan,” jelas Filianingsih.

Baca Juga: Amar Bank Kembangkan Layanan Pembayaran Digital dengan MRT Jakarta

BI juga tengah melakukan diskusi intensif dengan India dan membuka peluang kerja sama dengan negara lain.

Filianingsih menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap capaian QRIS sepanjang 2025, yang dinilai menjadi fondasi penting bagi penguatan sistem pembayaran digital nasional ke depan.

Selanjutnya: WNI Berhijab Jadi Tentara AS: Kenali Apa Itu Army National Guard

Menarik Dibaca: Hasil Indonesia Masters 2026 Sementara: 6 Ganda Indonesia Tembus Babak Perempat Final

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×