kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

BI: Kredit tumbuh 26% pun, ekonomi kita tidak akan overheating


Rabu, 11 Mei 2011 / 17:33 WIB
ILUSTRASI. Instagram dengan kucing lucu yang wajib diikuti.


Reporter: Nina Dwiantika, Ruisa Khoiriyah | Editor: Ruisa Khoiriyah

JAKARTA. Penyaluran kredit perbankan hingga pekan kedua Mei ini masih cukup lancar. Bank Indonesia (BI) mencatat, rata-rata kredit perbankan tersalur sebesar Rp 5 triliun. Dengan demikian, pertumbuhan kredit perbankan tahunan alias year on year sampai pekan ini mencapai 23%.

Muliaman Dharmansyah Hadad, Deputi Gubernur BI yang membawahi bidang pengaturan perbankan, menjelaskan, dalam pantauan BI, penyaluran kredit bank masih sejalan dengan rencana bisnis yang sudah diserahkan bank kepada otoritas. Bahkan, jika tingkat permintaan kredit masih terus meningkat, bukan tidak mungkin laju kredit perbankan tahun ini melesat hingga 25%-25%. "Bisa saja (mencapai angka itu), tergantung permintaan," jelasnya, Rabu (11/5).

Muliaman juga meyakini, pertumbuhan kredit hingga angka tersebut tidak akan membuat perekonomian kepanasan alias overheating. "Kami kan punya ukurannya, loan to deposit ratio (LDR) ada batasnya yakni di 78%-100%," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×