kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI merestui seluruh utang luar negeri perbankan


Jumat, 29 Agustus 2014 / 16:36 WIB
ILUSTRASI. Realisasi PNBP sampai akhir Februari 2023 mencaai Rp 86,4 triliun.ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Lamgiat Siringoringo

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) bakal merestui sisa permohonan pinjaman utang luar negeri perbankan. Halim Alamsyah, Deputi Gubernur BI mengatakan hingga saat ini masih ada permohonan pinjaman luar negeri senilai US$ 1,2 miliar yang belum disetujui.

Nilai US$ 1,2 miliar itu dari total permohonan yang diajukan sebesar US$ 6 miliar. "Kami akan menyetujui sisa permohonan pinjaman luar negeri perbankan pada akhir tahun ini," kata Halim, Jumat (28/8). Adapun, BI sudah menyetujui kembali pinjaman luar negeri perbankan sebesar US$ 800 juta, dari realisasi penyetujuan pinjaman bilateral sebesar US$ 4 miliar.

Sebelumnya, Halim mengatakan perbankan dapat mengajukan pinjaman utang dari luar negeri untuk mengantisipasi kekeringan likuiditas di tahun 2015. Pasalnya, persaingan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) akan ketat pada tahun mendatang, serta bank lebih selektif mencari dana di pasar modal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×