kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

BI: Pembatasan BBM pengaruhi rupiah jangka panjang


Jumat, 22 Maret 2013 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Laba bersih DMAS kuartal III tahun ini melesat sebesar 109,8% sejalan dengan kenaikan pendapatan yang juga naik 99% /pho KONTAN/Carolus AGus Waluyo/14/09/2016.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah baru saja membuat kebijakan untuk membatasi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM). Bank Indonesia (BI) menyatakan, kebijakan ini hanya akan berefek jangka panjang dalam penguatan nilai rupiah.

"Tapi tidak dalam waktu segera," ucap Direktur Grup Hubungan Masyarakat BI Difi Johansyah, Jumat, (22/3).

Pembatasan konsumsi BBM ini dapat menyebabkan jumlah impor berkurang. Hal ini yang kemudian dapat menolong current account sehingga berdampak pada penguatan rupiah.

Dalam kebijakan ini, Difi mengatakan bahwa ia tidak tahu apakah BI diajak bicara dalam proses pengambilan keputusan. Disebutnya, biasanya di level teknis BI selalu berkoordinasi dengan Kementerian Perekonomian dan Kementerian Keuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×