kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   0,00   0,00%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

BI: Pertumbuhan kredit tahun depan berkisar 24% - 25%


Minggu, 11 Desember 2011 / 17:21 WIB
BI: Pertumbuhan kredit tahun depan berkisar 24% - 25%
ILUSTRASI. Begini penampakan awal Hyundai Kona N, varian bertenaga dari seri Kona


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan tahun 2012 berkisar 24% - 25% dibandingkan tahun ini.

"Sebenarnya kredit di Indonesia belum cukup besar dibandingkan dengan negara sekitar kita. Apalagi pertumbuhan ekonomi kita di atas 6%,” ungkap Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, Jumat (9/12).

BI optimisitis, dengan menurunnya BI rate sebesar 75 bps sejak Oktober 2011 menjadi 6% saat ini, akan mampu menghidupkan sumber-sumber pembiayaan domestik, terutama dari sektor perbankan.

BI menghitung, dengan perkiraan perekonomian Indonesia tumbuh 6,3%-6,7% tahun depan, diperlukan pembiayaan minimal senilai Rp 598 triliun. Jumlah ini sudah termasuk credit channeling. Jumlah penyaluran kredit tersebut setara dengan total laju pertumbuhan kredit 26,9% (year on year), termasuk dari obligasi, pendanaan internal, dan lainnya.

Sementara itu, laju pertumbuhan investasi yang mencapai 7,7% sepanjang 2011 diperkirakan masih akan meningkat menjadi 9,7% - 10,1% tahun depan. Investasi yang meningkat tersebut pada gilirannya akan mampu menjaga kekuatan daya beli masyarakat. Dengan begitu, pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada 2012 dapat dipertahankan pada tingkat 4,7% - 5,1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×