kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

BI rate tetap di level 5,75%


Kamis, 12 April 2012 / 13:37 WIB
ILUSTRASI. Direksi Indonesia Financial Group (IFG) saat konferensi pers Perubahan Brand dan Logo Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) menjadi IFG.


Reporter: Astri Kharina Bangun, Dyah Megasari |

JAKARTA. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) Kamis (12/4) kembali memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di level 5,75%. Ini adalah kali ketiga bank sentral mempertahankan suku bunga acuan di level terendah sepanjang sejarah.

Gubernur BI Darmin Nasution menjelaskan penetapan ini dilatarbelakangi laju inflasi yang masih masuk ke dalam hitungan otoritas moneter.

Perlu diketahui, BI rate pernah mencapai level 12,75% pada 6 Desember 2005. Sebelum 12 Januari 2012, BI rate selalu bertengger di atas level 6%.

Keputusan ini sesuai dengan yang diperkirakan para ekonom yang disurvei Kontan sebelumnya.

Kepala Ekonom Bank Internasional Indonesia (BII) Juniman menjelaskan BI menahan BI rate karena tekanan inflasi tahunan yang cenderung naik dari 3,65% pada Januari menjadi 3,79% pada Maret lalu.

“Dari sisi konsumen juga BI rate saat ini sudah cukup bagus untuk mendorong pertumbuhan,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (10/4).

Hal senada juga diungkapkan Ekonom Universitas Gajah Mada Tony Prasetiantono. "Saya pikir BI tidak berani mengubah BI rate dulu saat ini," ujarnya. Alasannya adalah menyangkut kepastian iklim investasi di mata investor asing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×