kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.956   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

BNI kucurkan kredit modal kerja untuk ruas tol Manado-Bitung senilai Rp 992 miliar


Selasa, 17 Juli 2018 / 15:30 WIB
ILUSTRASI. Jajaran direksi BNI saat RUPS di Jakarta


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk turut membiayai proyek jalan tol ruas Manado-Bitung. Hak pengelolaan tol ini dipegang oleh PT Jasamarga Manado Bitung (JMB) perusahaan yang dimiliki oleh tiga BUMN yaitu PT Jasa Marga, PT Wijaya Karya dan PT Pembangunan Perumahan.

Dalam proyek pembangunan jalan tol ini, BNI memberikan tambahan fasilitas kredit modal kerja (KMK) dana talangan tanah (DTT) maksimal Rp 623,56 miliar. Kucuran KMK DTT dari BNI tersebut menambahkan fasilitas serupa yang telah diberikan pada tahun 2017, bersama-sama dengan perusahaan anak BNI, dengan maksimum awal sebesar Rp 816 miliar.

General Manager Divisi BUMN & Institusi Pemerintah (BIN) BNI A.A.G. Agung Dharmawan menuturkan BNI menambahkan fasilitas kredit modal kerja dana talangan tanah untuk proyek tersebut sebesar Rp 623 miliar, sehingga angka keseluruhannya menjadi sebesar Rp 992 miliar.

Jika ditambahkan dengan fasilitas kredit investasi dari BNI, PT Jasamarga Manado Bitung mendapatkan total fasilitas sebesar Rp 1,6 triliun.

Total nilai investasi dari jalan tol ruas Manado-Bitung mencapai Rp 5,12 triliun dan dibiayai secara sindikasi berupa kredit investasi dari perbankan termasuk BNI sebesar Rp 3,59 triliun atau 70% dari total biaya proyek.

“Tidak hanya kepada Jasamarga Manado Bitung, BNI juga turut memenuhi kebutuhan pembiayaan dari Jasa Marga Group secara keseluruhan. Dalam upaya mendukung pembiayaan infrastruktur di Indonesia, BNI telah menyiapkan tambahan fasilitas hingga Rp 6 triliun,” ujar Agung dalam keterangan tertulis Selasa (17/7).

Fasilitas kredit modal kerja dana talangan tanah ini turut diberikan oleh anak perusahaan yaitu BNI Syariah. Sedangkan fasilitas kredit investasi yang diberikan merupakan hasil sindikasi dari BNI, Bank Mandiri, BCA, PT Sarana Multi Infrastuktur, ICBC Indonesia, BPD Sulselbar, BPD Riau, dan juga Bank Jateng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×