kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

BNI proyeksi rasio dividen laba 2018 lebih rendah


Selasa, 20 Maret 2018 / 22:24 WIB
ILUSTRASI. Jajaran direksi BNI usai RUPS


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memproyeksi rasio dividen untuk laba 2018 bisa lebih rendah dari tahun 2017. Hal ini agar rasio kecukupan modal (CAR) bank tahun ini bisa terdongkrak.

BNI menargetkan sebelumnya CAR bank pada 2018 ini sebesar 17%-18%. Achmad Baiquni, Direktur Utama BNI berharap rasio dividen lebih rendah. "Target laba 2018 ini diperkirakan tumbuh 10%," kata Baiquni dalam paparan RUPS, Selasa (20/3).

Seiring dengan pertumbuhan laba, pertumbuhan kredit pada 2018 ini diperkirakan sebesar 13%-15%. Dengan rasio dividen yang lebih rendah ini diharapkan permodalan bank bisa semakin kuat.

BNI memutuskan membagi dividen untuk laba 2017 sebesar Rp 4,77 triliun. Dividen ini sebesar 35% dari total laba bersih bank berkode BBNI.

Baiquni bilang dari laba bersih BNI Rp 13,62 triliun, sebesar 25% sebagai dividen atau Rp 3,4 triliun. "Ditambah dividen spesial 10% atau Rp 1,36 triliun," kata Baiquni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×