kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.620   67,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BPD DIY Memperkirakan Biaya Dana Tahun 2026 Tetap Terjaga di 1,05%-1,10%


Sabtu, 07 Maret 2026 / 05:05 WIB
BPD DIY Memperkirakan Biaya Dana Tahun 2026 Tetap Terjaga di 1,05%-1,10%
ILUSTRASI. Bank BPD DIY memproyeksikan biaya dana (CoF) tahun 2026 akan terjaga di 1,05%-1,10%. (Dok/BPD DIY)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Bank BPD DIY) optimistis mampu menekan biaya dana (cost of funds/CoF) di sepanjang tahun 2026. BPD DIY memproyeksikan biaya dana tahun ini akan tetap terjaga di kisaran 1,05%-1,10%. 

Direktur Pemasaran dan Unit Usaha BPD DIY Raden Agus Trimurjanto menyampaikan cost of fund saat ini tercatat sebesar 1,06%, turun dibandingkan Desember 2025 sebesar 1,18%.

Agus menyebut penurunan CoF BPD DIY sepanjang tahun 2025 didorong oleh penurunan BI Rate.

Baca Juga: OJK Mencatat Klaim Asuransi Komersial Capai Rp 19,56 Triliun per Januari 2026

"Pada periode tahun 2025, rata-rata cost of fund sebesar 1,14%," kata Agus saat dihubungi Kontan, Jumat (6/3/2026).

Adapun pada tahun 2025 lalu, Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuannya sebesar 1,25%. Saat ini, per Februari 2026, BI Rate tercatat berada di level 4,75%, sama persis dengan level pada pada Desember 2025.

Meski begitu, Agus mengatakan penurunan cost of fund tidak cukup bila hanya didorong oleh penurunan BI rate saja. Tetapi juga harus didukung oleh likuiditas perbankan yang memadai.

"Target CoF tahun ini akan dipengaruhi oleh dinamika BI Rate dan fluktuasi kondisi likuiditas," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×