kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

BPJS Ketenagakerjaan cairkan Rp 3,7 T untuk PHK


Senin, 14 Desember 2015 / 20:37 WIB


Reporter: Dina Farisah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) tak dapat dibendung di situasi ekonomi menghimpit saat ini. Sebanyak Rp 3,7 triliun dana jaminan hari tua (JHT) dicairkan peserta yang terkena PHK dan mengundurkan diri.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya menjabarkan ada tujuh alasan pencairan JHT. Alasan pertama karena telah mencapai usia pensiun, karena meninggalkan Indonesia, karena mengalami cacat total, karena alasan meninggal dunia.

"Peserta BPJS Ketenagakerjaan juga dapat mencairkan sebagian dana JHT apabila lama kepesertaan telah di atas 10 tahun," ungkap Elvyn, Senin (14/12).

Peserta juga berhak mencairkan data JHT apabila mengundurkan diri dari tempatnya bekerja. Alasan lain yang boleh mencairkan JHT apabila terkena PHK.

BPJS Ketenagakerjaan mencatat, pencairan JHT karena alasan PHK dan mengundurkan diri sebesar Rp 3,7 triliun. Sementara pencairan JHT lantaran pensiun sebesar Rp 2,3 triliun dari jumlah tenaga kerja pensiun sebanyak 63.628 orang. Pihaknya memprediksi pencairan JHT hingga akhir tahun sebesar Rp 16 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×