kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

BRI menanti pengganti Djarot yang jadi Dirut Bulog


Kamis, 09 Juli 2015 / 14:07 WIB


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bank Rakyat Indonesia (BRI) bakal segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk menentukan calon pengganti Djarot Kusumayakti yang kini resmi menduduki pucuk pimpinan Bulog. Manajemen BRI pun berharap posisi yang ditinggalkan Djarot dapat diisi sosok yang memahami bisnis inti BRI.

Selama di BRI, Djarot dikenal sebagai ujung tombak penyaluran kredit di usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sektor UMKM merupakan fokus dan bisnis inti BRI.

"Calon pengganti Djarot adalah para pejabat eselon satu BRI yang setingkat di bawah direksi. Soal waktu pelaksanaan RUPSLB, akan ditentukan pemerintah," terang Budi Satria, Sekretaris Perusahaan BRI kepada KONTAN, Rabu (8/7).

Meski belum mendapatkan nama calon pengganti Djarot, Budi berharap, sosok tersebut berasal dari internal BRI yang sangat memenuhi persyaratan dan kecapakan untuk posisi direktur UMKM. Sosok yang dimaksud pun diakui Budi tidak akan memerlukan waktu lama untuk penyesuaian lagi.

"Posisi Djarot yang lowong sejak Juni lalu, saat ini tengah dirangkap oleh Muhammad Irfan," tambah Budi.

Asal tahu saja, Djarot sebagai Direktur Utama Bulog yang baru, ditunjuk Menteri BUMN Rini Soemarno menggantikan Lenny Sugihat. Yang menarik dari situ adalah Djarot dan Lenny sama-sama merupakan jebolan BRI dan pernah bekerjasama di jajaran direksi BRI beberapa tahun belakang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×