kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

BTN kantongi restu lepas 12%-14% saham ke publik


Selasa, 31 Januari 2012 / 13:09 WIB
BTN kantongi restu lepas 12%-14% saham ke publik
ILUSTRASI. Jemaat melakukan aktivitas bersih-bersih di Vihara Toa Se Bio, Jakarta, Minggu (7/2/2021). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Dyah Megasari, Reuters |

JAKARTA. Pemerintah telah menyortir aksi korporasi yang akan dilakukan Badan usaha Milik Negara (BUMN) tahun ini. Salah satu yang lolos alias mendapatkan izin menjaring likuiditas dari pasar modal adalah PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

Kabar ini diungkapkan Menteri Perekonomian Hatta Rajasa, Selasa (31/1). Pemerintah memberi lampu hijau bagi bank yang memiliki kode saham BBTN itu untuk melepas 12%-14% sahamnya ke publik.

Mekanisme yang ditempuh adalah melalui right issue. Tujuannya adalah untuk menambah modal bank. Maklum, selain harus melakukan ekspansi kredit sesuai ultimatum pemegang saham, BTN juga harus menerapkan Basel III yang berarti berpotensi menggerus permodalan.

Sebelumnya, BTN telah mempertimbangkan beberapa alternatif untuk menjaga modal. Antara lain, kebijakan dividen, right issue atau suntikan modal dari pemerintah.

"Tapi sepertinya penambahan modal dari pemerintah agak sulit. Jadi kemungkinan dua itu (right issue dan dividen) kajiannya," terang Direktur Utama BBTN Iqbal Latanro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×