kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

BTPN Syariah (BTPS) Siapkan Buyback Saham Rp 1 Triliun, Ini Alasannya


Rabu, 14 Oktober 2026 / 05:55 WIB
BTPN Syariah (BTPS) Siapkan Buyback Saham Rp 1 Triliun, Ini Alasannya
ILUSTRASI. BTPN Syariah (Dok/BTPN Syariah)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) mengajukan rencana pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal Rp 1 triliun. Aksi korporasi ini akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

BTPN Syariah menyebut rencana buyback tersebut sebagai langkah strategis untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham sekaligus memperkuat kepercayaan pasar terhadap fundamental perusahaan.

Direktur BTPN Syariah Arief Ismail mengatakan, perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, pengelolaan risiko, dan optimalisasi nilai bagi pemegang saham.

Baca Juga: BCA Bidik Lebih dari 200 Pedagang Pasar di Batam untuk Adopsi QRIS

“Rencana aksi korporasi ini merupakan bentuk keyakinan kami terhadap kekuatan fundamental dan prospek jangka panjang BTPN Syariah. Dengan kondisi permodalan yang kuat, kami tetap memiliki kapasitas untuk menjalankan strategi pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai yang optimal bagi para pemegang saham,” ujar Arief dalam siaran pers yang disampaikan pada Selasa (13/10/2026).

Perusahaan ini menyatakan pelaksanaan buyback akan dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kebutuhan bisnis. BTPN Syariah juga menegaskan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Perusahaan ini menyebut, pembelian kembali saham tersebut tidak akan berdampak negatif terhadap pendapatan. Pasalnya, perusahaan menilai memiliki saldo laba ditahan dan arus kas yang cukup untuk membiayai pelaksanaan buyback bersamaan dengan kegiatan usaha.

Dari sisi kinerja, hingga semester I-2026 BTPN Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp 655 miliar. Aset BTPS tumbuh 8% secara tahunan menjadi Rp 23 triliun, sedangkan pembiayaan meningkat 9% secara tahunan menjadi Rp 11 triliun.

Kinerja tersebut ditopang oleh rasio keuangan yang tetap kuat. BTPN Syariah mencatatkan return on assets (ROA) sebesar 7,2% dan capital adequacy ratio (CAR) sebesar 58,7% hingga semester I-2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×