kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bunga kredit berpotensi turun setelah rating S&P


Senin, 22 Mei 2017 / 22:45 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) memproyeksi dengan adanya kenaikan rating S&P akan membuat kupon obligasi korporasi bisa mengalami penurunan. Hal ini sebagai imbas dari menurunnya risiko investasi secara umum.

Haru Koesmahargyo, Direktur Keuangan BRI mengatakan turunnya kopon obligasi nantinya juga sangat bergantung dengan rencana naiknya suku bunga acuan. “Tergantung nanti bagaimana penurunan bunga acuan The Fed,” ujar Haru kepada KONTAN, Senin (22/5).

Secara umum menurut Haru ada potensi penurunan kupon obligasi sebesar 25bps terkait dengan kenaikan rating S&P ini. Penurunan kupon obligasi ini bisa berpengaruh ke turunnya cost of fund bank.

Sehingga nantinya tidak menutup kemungkinan suku bunga kredit juga bisa mengalami penurunan. Namun seberapa besar efek kenaikan S&P ini terhadap penurunan suku bunga kredit, Haru belum merinci lebih jauh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×