Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menahan peringkat PT Bank Capital Indonesia Tbk di posisi stabil dengan peringkat perusahaan idBBB+. Bank Capital dapat bertahan karena rasio kecukupan modalnya terdongkrak naik.
Hendro Utomo, Analis Pefindo mengatakan, dua faktor yang mendukung peringkat perseroan, yaitu pertama, profil permodalan yang kuat dan kedua, kualitas aset bank yang baik. “Namun, posisi pasar yang berada di bawah rata-rata dan profitabilitas yang lemah membatasi peringkat perseroan,” ujar Hendro, Selasa (13/10).
Selain itu, profil pinjaman yang terkonsentrasi juga ikut membatasi peringkat Bank Capital pada posisi stabil. Per Juni 2015, lanjut Hendro, 50 debitur terbesarnya mendominasi total kredit yang disalurkan perseroan. Porsinya mencapai 42% dari total kredit perseroan.
Rasio BOPO alias beban operasional terhadap pendapatan operasionalnya juga mengalami peningkatan cukup kentara, yakni menjadi 88,7%. Padahal, rasio BOPO industri bank umum rata-rata di kisaran 81%. Hal ini lantaran komposisi dana pihak ketiga Bank Capital masih didominasi oleh deposito yang sensitif dengan bunga.
“Peringkat dapat dinaikkan jika Bank Capital mampu secara substansial meningkatkan posisi usaha dan kinerja profitabiltiasnya secara konsisten. Sebaliknya, peringkat bank dapat diturunkan jika terjadi penurunan yang signifikan di sisi permodalan atau kualitas aset,” terang Hendro.
Berdasarkan situs resmi Bank Capital, per Juli 2015, kredit yang disalurkannya mencapai Rp 6,018 triliun dengan total DPK sebesar Rp 9,975 triliun. Adapun, laba perseroan mencapai Rp 52,8 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
