kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.702   58,64   1,04%
  • KOMPAS100 737   8,81   1,21%
  • LQ45 558   5,02   0,91%
  • ISSI 199   2,06   1,05%
  • IDX30 316   2,20   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,42   0,11%
  • IDX80 84   0,86   1,04%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,39   0,38%

CIMB Niaga gencar kenalkan produk tabungan


Senin, 19 Desember 2011 / 14:42 WIB
ILUSTRASI. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)


Reporter: Dyah Megasari |

MEDAN. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) kembali mengadakan rangkaian kegiatan program Menabung & Berbagi. Kali ini, Medan menjadi kota terakhir yang dikunjungi, setelah Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Program Kit for Kids ke 4 (empat) sekolah dasar di Medan tanggal 15 Desember 2011 mengawali rangkaian kegiatan ini, dan CIMB Niaga Junior Camp sebagai penutup tanggal 18 Desember 2011.

Sama dengan di kota-kota lainnya, melalui program itu, CIMB Niaga mengajak nasabah dan juga masyarakat di kota Medan dan sekitarnya, untuk menyisihkan sebagian dari pendapatannya. Tujuannya, membantu anak-anak yang kurang beruntung dan kurang mampu secara ekonomi, sehingga mereka bisa menempuh jenjang pendidikan formal yang lebih tinggi.

L. Wulan Tumbelaka, Director Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga mengungkapkan, melalui program ini, anak-anak diajarkan mengenai arti pentingnya menabung, dan kepedulian kepada sesama sejak usia dini. “Demikian juga dengan para orangtua, kami berharap bisa memetik manfaat dari program ini dan mengajarkan anak-anaknya untuk lebih peduli kepada sesama, dan bagaimana mengajarkan anak-anak untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik melalui kegiatan menabung,” tutur Wulan.

CIMB Niaga berkomitmen untuk mengelola dana dari masyarakat, yang berhasil dihimpun sepanjang tahun 2011 melalui Program Menabung & Berbagi dari Rekening CIMB Niaga Nomor 064-01-06000-00-9, untuk mendukung kegiatan pendidikan bagi masyarakat Indonesia.

“Seluruh dana yang telah terkumpul jumlahnya sekitar Rp 50 juta. Keseluruhannya akan diserahkan ke Indonesian Heritage Foundation, yang mengelola Sekolah Semai Benih Bangsa. Yayasan tersebut akan memberikan pelatihan bagi guru-guru, untuk kemudian membuat 4 sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang berlokasi di Bintaro (2 sekolah PAUD), Karawaci, dan Surabaya,” jelas Wulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×