kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Commonwealth pasarkan reksadana saham baru


Rabu, 13 Juli 2011 / 17:30 WIB
ILUSTRASI. Trump positif Covid-19, ini tanggapan Kim Jong Un. REUTERS/Kevin Lamarque


Reporter: Mona Tobing | Editor: Harris Hadinata

JAKARTA. Commonwealth Bank semakin gencar menyasar pasar nasabah ritel. Menggandeng Mandiri Manajemen Investasi (MMI), Commonwealth menawarkan reksadana Mandiri Investasi Ekuitas Dinamis (MIED).

Commonwealth akan menjadi satu-satunya bank yang menjual reksadana saham besutan MMI tersebut. "Kami melihat produk MIED memiliki keunggulan dan akan memperkaya ragam produk reksadana yang kami tawarkan pada nasabah kami," kata Ian Whitehead, Director of Retail and Business Banking Commonwealth Bank Indonesia, Rabu (13/7).

Investor yang berminat menginvestasikan dananya di reksadana ini cukup menyetor penyertaan awal minimal Rp 100.000. Enaknya lagi, pembelian dan penjualan unit reksadana ini bisa dilakukan melalui internet dan mobile banking. Dengan cara ini, investor juga akan lebih mudah memantau portofolio mereka.

Dengan menjadi agen penjual reksadana tersebut, Commonwealth berharap pertumbuhan bisnisnya bisa mencapai 30% di 2011. Apalagi, jaringan Commonwealth cukup luas. Bank ini memiliki 85 kantor cabang di 26 kota. "Total nasabah reksadana kami hingga Juni 2011 mencapai 57.000 orang," terang Liliawati Gunawan, Chief of Wealth Management Services Commonwealth. Bank ini menargetkan penjualan reksadana hingga akhir tahun mencapai Rp 300 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×