kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Di depan Gubernur BI, JK sindir suku bunga BI


Rabu, 25 November 2015 / 06:03 WIB
Di depan Gubernur BI, JK sindir suku bunga BI


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut beberapa kelemahan Indonesia dalam persaingan dengan negara lainnya, salah satunya kelemahan di sektor keuangan. Di hadapan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, JK menyebut, suku bunga Indonesia masih tinggi.

"Tingkat bunga masih lebih tinggi dibanding negara tetangga. Kalau masih 10%-12%, di Malaysia 5%, kita kalah. Apalagi China," kata JK dalam acara Pertemuan Tahunan BI di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (24/11).

Lebih lanjut JK menyebut, jika suku bunga tinggi maka investasi akan tetap rendah. JK juga bilang, kebijakan moneter juga tidak akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sebab, pertumbuhan hanya akan didukung oleh peningkatan produktivitas. Sementara kebijakan moneter hanya akan mendukung produktivitas.

"Ini kontradiksi yang harus diselesaikan karena tidak mungkin bunga tinggi investasi tinggi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×