kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.979   66,00   0,37%
  • IDX 5.716   73,01   1,29%
  • KOMPAS100 739   11,51   1,58%
  • LQ45 560   6,77   1,22%
  • ISSI 199   2,31   1,18%
  • IDX30 317   3,07   0,98%
  • IDXHIDIV20 391   1,23   0,32%
  • IDX80 84   1,13   1,36%
  • IDXV30 107   -0,15   -0,14%
  • IDXQ30 102   0,62   0,61%

Di depan Gubernur BI, JK sindir suku bunga BI


Rabu, 25 November 2015 / 06:03 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut beberapa kelemahan Indonesia dalam persaingan dengan negara lainnya, salah satunya kelemahan di sektor keuangan. Di hadapan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, JK menyebut, suku bunga Indonesia masih tinggi.

"Tingkat bunga masih lebih tinggi dibanding negara tetangga. Kalau masih 10%-12%, di Malaysia 5%, kita kalah. Apalagi China," kata JK dalam acara Pertemuan Tahunan BI di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (24/11).

Lebih lanjut JK menyebut, jika suku bunga tinggi maka investasi akan tetap rendah. JK juga bilang, kebijakan moneter juga tidak akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sebab, pertumbuhan hanya akan didukung oleh peningkatan produktivitas. Sementara kebijakan moneter hanya akan mendukung produktivitas.

"Ini kontradiksi yang harus diselesaikan karena tidak mungkin bunga tinggi investasi tinggi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×