kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.953.000   -3.000   -0,15%
  • USD/IDR 16.500   45,00   0,27%
  • IDX 6.828   -98,48   -1,42%
  • KOMPAS100 988   -16,47   -1,64%
  • LQ45 764   -13,30   -1,71%
  • ISSI 218   -2,39   -1,08%
  • IDX30 396   -7,05   -1,75%
  • IDXHIDIV20 467   -8,64   -1,82%
  • IDX80 111   -1,85   -1,64%
  • IDXV30 114   -1,16   -1,00%
  • IDXQ30 129   -2,13   -1,62%

Disokong Pertumbuhan Jumlah Outlet, Industri Gadai Tumbuh 15% di Kuartal I 2025


Minggu, 13 April 2025 / 20:47 WIB
Disokong Pertumbuhan Jumlah Outlet, Industri Gadai Tumbuh 15% di Kuartal I 2025
ILUSTRASI. Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI) mengungkapkan industri gadai mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2025. Hal ini terjadi seiring pertumbuhan pinjaman, pendapatan pembiayaan perusahaan gadai juga tercatat meningkat. KONTAN/Muradi/2017/02/16


Reporter: Shintia Rahma Islamiati | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI) mengungkapkan industri gadai mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2025. Hal ini terjadi seiring pertumbuhan pinjaman, pendapatan pembiayaan perusahaan gadai juga tercatat meningkat.

Manager Eksekutif Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI), Guladi mengungkapkan bahwa sektor ini tumbuh sekitar 15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurutnya ada banyak faktor yang mendorong kenaikan ini. 

“Kenaikan harga emas sejak awal tahun menjadi salah satu pendorong” ujar Guladi kepada Kontan, Jumat (11/4).

Baca Juga: Jelang Lebaran, PPGI Perkirakan Bisnis Gadai Akan Meningkat

Selain itu, Guladi mengatakan bertambahnya jumlah outlet layanan yang dibuka oleh beberapa perusahaan gadai juga turut menjadi faktor pendorong.

Melihat tren tersebut, PPGI memperkirakan pendapatan pembiayaan gadai berpotensi tumbuh hingga 20% sampai akhir tahun. Optimisme ini tetap dijaga meskipun industri menghadapi tantangan dari sisi persaingan dan fluktuasi harga komoditas.

“Strategi yang dijalankan tiap perusahaan cukup beragam, ada yang fokus pada ekspansi outlet, menciptakan produk baru, hingga menerapkan skema harga atau bunga yang lebih fleksibel,” pungkasnya.

Selanjutnya: Porsi Investasi BPJS Ketenagakerjaan di Saham Menurun dalam 5 Tahun Terakhir

Menarik Dibaca: Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok 14-15 April, Siaga Hujan Sangat Lebat di Daerah Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Cara Praktis Menyusun Sustainability Report dengan GRI Standards Strive

[X]
×