kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

DPP terbentur masalah iuran


Selasa, 25 Desember 2012 / 19:50 WIB
ILUSTRASI. Ada beberapa kesalahan yang umumnya dilakukan saat menggunakan vacuum cleaner.


Reporter: | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pembahasan dana proteksi pemodal (DPP) rupanya tak kunjung kelar. Rancangan proteksi tersebut saat ini masih dalam bentuk draft dan masih terbentur masalah iuran.

Lily Widjaja, ketua Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia mengaku, pihaknya tidak ingin ada tambahan fee baru untuk iuran DPP tersebut. "Jadi jangan sampai DPP justru memberatkan industri," imbuhnya.

Menurutnya, ada baiknya jika iuran DPP diambil dari fee yang sudah ada. Selama ini, Anggota Bursa (AB) membayar 0,03% dari transaksi ditambah 0,01% untuk jaminan.

"Semua fee itu dirasakan bisa menutup tagihan iuran untuk DPP," ujar Lily. Dirinya juga sempat menuturkan, persentase AB tersebut sudah lama tidak ditinjau ulang. Apalagi dengan mempertimbangkan volume transaksi perdagangan yang kian meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×