kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.957   -85,00   -0,47%
  • IDX 6.334   14,81   0,23%
  • KOMPAS100 833   1,26   0,15%
  • LQ45 634   -1,51   -0,24%
  • ISSI 219   1,11   0,51%
  • IDX30 356   -0,94   -0,26%
  • IDXHIDIV20 436   -2,93   -0,67%
  • IDX80 95   0,02   0,03%
  • IDXV30 120   -0,35   -0,29%
  • IDXQ30 114   -0,38   -0,34%

Franky Sibarani ditunjuk jadi Komut Taspen


Senin, 25 September 2017 / 13:59 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - PT Taspen punya komisaris utama baru. Adalah Franky Sibarani yang kini menempati posisi tersebut.

Perubahan posisi komisaris utama ini dilakukan seiring penyerahan Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dana Tabungan Dan Asuransi Pegawai Negeri Nomor : SK-207/MBU/09/2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Komisaris Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dana Tabungan Dan Asuransi Pegawai Negeri.

Dalam surat keputusan tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara memberhentikan komisaris utama Taspen sebelumnya Eddy Abdurachman.

“Dengan adanya momentum ini diharapkan dapat membawa PT Dana Tabungan Dan Asuransi Pegawai Negeri kembali kepada maksud dan tujuan didirikannya Perusahaan ini, yaitu Pelayanan. Semoga menjadi lebih baik lagi kedepannya”, ujar Bandung Pardede, Asisten Deputi Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan I Kementerian BUMN dalam keterangan tertulis, Senin (25/9).

Sebagai pengingat, nama Franky Sibarani sendiri terbilang cukup populer terutama di kalangan pengusaha. Dimana ia pernah menempati beberapa posisi di berbagai organisasi usaha. Diantaranya menjadi Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Makanan dan Minunan Indonesia. Lalu sebagai Wakil Ketua Komite Tetap KADIN bidang Pengembangan Pasar Pangan & Agribisnis.

Ia juga pernah menjadi Wakil Sekjen Asosiasi Pengusaha Indonesia. Dan terakhir menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal sejak akhir 2014 hingga pertengahan 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×